WELCOME!

WELCOME STALKERS ! HAPPY READING ^^

Minggu, 13 November 2016

Kumpulan Puisi " Tasir Perasaan "




Jangan Lelah Merindu

apa kabar hati ?
Tak bisakah kau sadari apa yang telah tersirat
Yang telah menyala diantara kilat dan hujan
Dan telah membeku diantara badai salju semalam
Aku,
Dan penantian ini
Bisakah aku keluar dari lingkaran ini ?
Bisakah aku merindu lagi?
Tapi bukan untuk merindu bersamanya
Aku ingin merindu
Dengannya yang tulus merindukan ku
Aku lelah
Bak menunggu hujan di bulan Juli
Dan menunggu senyuman tulus dari hati
Izinkan aku
Untuk sekali ini saja
Terbang bersama asmara
Dibalik awan itu
Aku letih terjatuh lagi
Bawa aku lari
Tapi jangan tinggalkan aku jika kamu lelah
Jangan menyerah sebelum kita tau
Akan kemana hati kita terarah.



Afifaa
02/11/16
16:00


____________________________________________________________________________



Sudah, Jangan.

Jangan
Singgah jika hanya sementara
Jangan
Berikan aku angan tingkat tinggi
Jika pada akhirnya kau tinggalkan
Jangan
Menarik ku dalam cerita mu
Jika pada akhirnya tak terselesaikan
Jangan
Merindu ku lagi
Jika pada akhirnya rindumu
Tak sedamai malam malam ku
Saat merindukanmu
Jangan
Membuatku jatuh hati
Jika pada akhirnya hatiku benar benar jatuh
Dan pada akhirnya kau tinggalkan
Dalam lobang yang terasa gelap gulita
Karena tak tau arah kemana kita harus menuju
Sudah saatnya,
Perasaan ku ini lari
Bukan menjauh,
Tapi untuk lebih memantaskan diri saja
Siapa aku?
Dan di posisi mana saat aku ada dihatimu?
Sudah,
Biarkan aku saja.
Kembali lagi.
Terjatuh dan bangun lagi.
Terserah pada akhirnya,
Akan ku bawa kemana kalbu ini
Sudah,
Jangan.
Cukup diam dan rasakan.
Aku lelah akan ketidakpastian yang pada akhirnya
Menyakitiku lagi.





Afifaa
02/11/2016
16:35

______________________________________________________________________________
 


Back To...

Kini hadir kembali
Kenangan itu
Bersama puisi dan pelangi
Diam ku,
Tentang isak tangis yang lalu
Tentang senyuman waktu itu
Dan tentang
Sebuah sayatan luka yang tak kunjung mengering
Sulit
Melawan rasa gundah ku
Melawan rasa rindu ku
Yang gaduh karena hadirmu
Lagi,
Entah bagaimana pada akhirnya
Kembali terbuka luka lama
Berpelukan pada secarik puisi lama
Dan tatapan sayu kala itu
Izinkan aku melupakan mu
Cukup untuk satu rasa ini
Cukup untuk sebuah alasan kau tinggalkan
Kesendirian ini berpasangan dengan aku,
Asa ku
Rasa ku
Harap ku
Sakit ku
Bahagia ku
Bawalah itu
Cukup tau saja,
Aku merindu,
Tapi tidak untuk bersamamu lagi.
Terimakasih luka lama :’)

________________________________________________________________________________

Menuntaskan Rindu..
Tuhan
Bersama puisi ku
Melalui sajak ku
Dan bersama lembut senyumnya
Biarkan aku bergelantung diantara ilalang kerinduan
Menari dengan nafas yang sama
Dan waktu yang ku harap terhenti sejenak
Untuk mendengarkan detak jantungnya
Diantara penantian yang tak berujung temu
Kini hanya rasa rindu
Yang mengiringi
Hanya bintang yang mampu menyampaikan
 Dan angin yang menghembuskan
Tiap kepingan rindu karenamu
Kebersamaan,
Aku harap jangan bosan
Rangkul aku dalam tiap titik penantian
Menanti untuk bertemu
Menuntaskan rindu
Bersama ia yang jauh,
Namun selalu dekat dalam sukma ku.
Hingga pada akhirnya ku temukan cara ku
Untuk merindu,
Yaitu untuk selalu,
Menyebut nama mu di sela doaku.
Dan aku berharap.
Kau pun begitu.









Afifaa
02/11/2016
17:01

_________________________________________________________________________________

 

Tidak ada komentar: