WELCOME!

WELCOME STALKERS ! HAPPY READING ^^

Sabtu, 24 November 2018

ONLINE SHOPPING (OLSHOP) SEBAGAI PENUNJANG EKONOMI 

 Dewasa ini kemajuan teknologi sangat berkembang pesat terutama di bidang ekonomi. Hampir semua pelaku ekonomi bertranksaksi secara digital. Dengan bantuan internet dan smartphone dalam genggaman segala hal yang kita inginkan dapat terpenuhi. Hal inilah yang mampu memunculkan adanya sebuah terobosan baru di dunia perekonomian pada era digital saat ini. Online Shopping, sebuah proses jual beli melalui internet atau online dimana antara penjual dan pembeli tidak pernah bertemu atau melakukan kontak secara fisik yang dimana barang yang diperjualbelikan ditawarkan melalui display dengan gambar yang ada di suatu website atau toko maya. Ada beribu-ribu alasan mengapa masyarakat bisnis harus berhubungan ke internet, dan memang salah satu segmen internet yang sangat cepat pertumbuhannya adalah bidang komersial. Internet memang menciptakan suatu lingkungan sebagai lahan untuk melakukan bisnis. Terdapat banyak cerita mengenai bisnis kecil dan besar yang berhasil meningkatkan investasi mereka yang relatif kecil dengan mengeluarkan biaya-hubungan ke internet. Mereka mencari informasi pada internet, memelihara hubungan dengan para pelanggan, atau menyediakan layanan online dan membuka toko maya. 

(Dikutip dari 1 Tracy LaQuey, Sahabat Internet: Pedoman bagi Pemula untuk Memasuki Jaringan Global, edisi 2, ITB, Bandung, 1997, hlm. 17) (gambar dari https://www.hestanto.web.id/online-shop/) 



Hidup di era digital yang semakin canggih ini memang membutuhkan segala hal yang bersifat praktis. Dengan adanya online shop ini pula kita dapat memanfaatkan segala kemudahan dalam berbelanja sepuas kita tanpa lelah mencari kesana kemari. Hanya dengan memanfaatkan smartphone dalam satu ketukan di genggaman anda, kita dapat membeli atau menjual barang yang kita inginkan. Potensi Belanja online di Indonesia semakin berkembang pesat. Terbukti Indonesia telah menjadi pasar untuk perdagangan online atau e-commerce terluas di Asia Tenggara. Pertumbuhan pesat pangsa pasar e-commerce di Indonesia menarik perhatian masyarakat. Dengan jumlah pengguna internet yang mencapai angka 82 juta orang atau sekitar 30% dari total penduduk di Indonesia, pasar e-commerce menjadi tambang emas yang sangat menggoda bagi sebagian orang yang bisa melihat potensi ke depannya. Pertumbuhan ini didukung dengan data dari Menkominfo yang menyebutkan bahwa nilai transaksi e-commerce pada tahun 2013 mencapai angka Rp130 triliun. 

Fenomena perkembangan belanja online menjadi alasan masyarakat mulai beralih dari offline menuju ke online. Ketertarikan masyarakat tersebut disebabkan 5 kemudahan belanja online, sebagai berikut: 

1. Beragam produk tersedia dengan deskripsinya 
Toko online memberikan variasi produk yang ditawarkan kepada pengunjung agar lebih mudah memilih dan membeli. Produk tersedia dari distributor besar hingga kecil dan memiliki harga bervariasi sesuai kualitas dan kuantitas. Segala kategori produk tersedia, mulai dari barang elektronik, komputer, smartphone, fashion, olahraga, dapur, hingga souvenir. namun banyaknya produk ditawarkan melalui toko online, maka pembeli perlu melihat deskripsi produk untuk dapatkan penawaran terbaik.

 2. Berbagai macam pembayaran produk tersedia 
Belanja online menjadi aktivitas ekonomi ketika terjadi pembayaran atas produk yang dibeli. Pembayaran menjadi proses transaksi yang penting karena dilakukan setelah ada kesepakatan. Proses pembayaran semakin cepat dan terpercaya maka ketertarikan pembeli semakin meningkat. Beberapa penggiat dunia usaha dengan menawarkan berbagai macam pembayaran secara offline hingga online. Tujuan utamanya untuk mempermudah pembeli mendapatkan barang secara praktis dan murah. 

3. Jangkauan pengiriman barang semakin luas
Pengiriman barang umumnya dilakukan setelah terjadi proses transaksi pembayaran. Namun ada juga pengiriman barang dilakukan sebelum transaksi pembayaran. Pengiriman barang dilakukan secara cash on delivery (cod) atau jasa pengiriman barang seperti JNE dan TIKI. Bagi orang yang menggunakan jasa pengiriman barang dikenakan persyaratan tertentu terkait deskripsi produk. 

4. Dapat diakses melalui berbagai media
Keterjangkauan akses toko online menjadi salah satu perhatian pelaku bisnis ecommerce. Pembeli dengan berbagai kalangan memiliki kecenderungan mengunjungi toko online dengan akses media yang berbeda. Beberapa ecommerce mulai menyediakan akses luas mulai dari website hingga mobile apps. Upaya tersebut tidak lain untuk menjangkau pembeli di berbagai kalangan. 

5. Tersedia berbagai promo menarik
Promosi adalah salah satu usaha menawarkan barang dalam nilai atau jumlah tertentu agar terlihat hemat, praktis atau bermanfaat. Tujuan promosi itu agar masyarakat tertarik membeli produk dalam jumlah besar. Selain itu, promosi bagi pelaku bisnis e-commerce memiliki tujuan mengajak penjual membuka toko online dan menarik pembeli mengunjungi situsnya. 

(sumber : https://blog.syarq.com/simak-5-kemudahan-belanja-online-untukdapatkan-penawaran-terbaik-5c16bc0ef79a ) 

Online shop saat ini sedang menjadi salah satu tombak penunjang untuk kemajuan ekonomi di Indonesia. Terbukti telah banyaknya situs belanja online yang semakin merajalelala di Indonesia seperti Lazada Indonesia, Buka lapak, Tokopedia, Shopee, Blibli, Zalora Indonesia dan masih banyak lagi situs belanja online lainnya. Walaupun terkesan banyak sekali hal positif juga kemudahan yang kita dapatkan dari berbelanja di online shop ini. Setiap orang harus tetap waspada, tidak boleh terlena dalam kemudahan. Karena bisa saja kecanggihan teknologi ini disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Kita harus cerdas dalam melakukan kegiatan ekonomi dalam dunia digital. Kita dapat memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan dan membangun relasi dengan banyak orang. 

Ekonomi Digital #Ecodigi

Tidak ada komentar: